Minggu, 24 Maret 2013

Gita Wirjawan Jernihkan Kesalahpahaman Timwas Century

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan (Jaringnews/Dwi Sulistyo)
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan (Jaringnews/Dwi Sulistyo)
"Siapa pun hendaknya jangan berbicara di luar proporsi," tegas Gita.
JAKARTA, Jaringnews.com - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan memenuhi panggilan Timwas Century di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/3). Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB, Gita menjernihkan kesalahpahaman yang berkembang akibat opini beberapa anggota Timwas, yang mengaitkan dirinya dengan aliran dana bail-out Bank Century.

“Saya sangat menghormati penegakan hukum. Tetapi sebelum proses hukum tersebut dituntaskan, siapa pun hendaknya jangan berbicara di luar proporsi. Saya sangat bersedia berbicara dan memberi kesaksian sepanjang itu bertujuan untuk menopang kebenaran,” kata Gita seusai RDPU yang berlangsung non-stop selama lima jam tersebut.

Dikait-kaitkannya nama Gita Wirjawan terhadap kasus Bank Century bermula dari tudingan anggota Timwas Century dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo. Politisi yang namanya dipendekkan jadi Bamsoet itu menyebut adanya keterkaitan Grup Ancora, kelompok usaha yang didirikan oleh Gita, dengan skandal Century.

Bamsoet  mendasarkan tudingannya pada pembelian saham PT Graha Nusa Utama (GNU) oleh Ancora Land. Sebab, dalam perkara keperdataan antara GNU dengan Yayasan Fatmawati, Direktur Utama GNU, Totok Kuntjoro, diketahui melakukan tindak pidana pencucian uang karena menerima aliran dana dari Robert Tantular, dan menempatkan dana itu di rekening GNU.

Namun, ketidakbenaran tudingan ini dan adanya kesalahpahaman pada Timwas akhirnya terjawab melalui penjelasan Gita Wirjawan. Gita Wirjawan menegaskan bahwa dirinya tidak mempunyai kepemilikan langsung mau pun tidak langsung di PT Ancora Land mau pun di PT GNU, yang dituduh sebagai penerima aliran dana tersebut. “Dan ini sudah saya deklarasikan sebelum saya masuk ke pemerintahan,” kata Gita.

Selain itu, Gita juga menjelaskan bahwa berdasarkan keputusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht) terbukti bahwa yang mempunyai hubungan bisnis dengan Robert Tantular adalah Totok Kuntjoro. Itu terlihat dari adanya hubungan transaksi keuangan dua arah antara kedua pengusaha tersebut yang sudah berlangsung sejak lama. “Hal itu sudah diputuskan oleh hakim dan disebutkan bahwa hubungan itu adalah dalam kaitan pinjam-meminjam,“ kata Gita.

Gita Wirjawan juga berkali-kali menegaskan bahwa ia sama sekali tidak mengenal Robert Tantular apalagi berbisnis dengan dia. "Yang dekat dengan Robert Tantular itu Totok, dan itu sudah dibuktikan oleh pengadilan bahwa mereka ada hubungan pinjam-meminjam," ujar mantan Kepala BKPM ini.

Oleh karena itu, Gita Wirjawan mengharapkan agar semua pihak mengormati proses hukum yang sudah berjalan. Meskipun demikian, Gita juga maklum bila masih ada yang tidak percaya pada penjelasannya ini. “Kalau masih mau tetap dispekulasikan bahwa saya ini bukan hanya pembina di Ancora, negara kita negara demokrasi, siapa pun dapat berpendapat. Tetapi semangat profesionalisme di Ancora dapat dipertanggungjawabkan,” tutup dia.

Sumber : http://jaringnews.com/politik-peristiwa/wakil-rakyat/36851/gita-wirjawan-jernihkan-kesalahpahaman-timwas-century

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar